Lintang Songo...
Adalah suatu majelis dzikir yg sekaligus wadah para generasi muda untuk membangkitkan rasa cinta kpd Rosululloh saw.
Majelis LINTANG SONGO
berdiri ditengah tengah masyarakat yg mayoritas masih awam dan gersang, khususnya dalam ilmu2 agama,
LINTANG SONGO
adalah majelis yg berada dibawah naungan
GP ANSOR PAC NGADIROJO, lorok pacitan.
Sholawat dn lantunan vocalis yg masih terkesan fals dan apa adanya, tak
membuat lemah para pecinta Nabi. Yang Justru dengan kekurangan2 itu
merupakan keunikan dn daya tarik tersendiri....
Selamat bergabung dn turut bersholawat kpd Nabi muhammad, semoga kelak kita semua mendapat syafaatnya, bijiwarih khoiro maq'ad.
Categories
BANSER
(21)
Olahraga
(4)
Pendidikan
(18)
Pengetahuan
(20)
agama
(20)
karang taruna
(4)
kegiatan desa
(6)
Tampilkan postingan dengan label kegiatan banser. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kegiatan banser. Tampilkan semua postingan
Kamis, 09 Februari 2017
Senin, 30 Januari 2017
Pesan Banser Jatim untuk Kapolda Baru
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur bakal memiliki pimpinan baru. Dia adalah Inspektur Jenderal Polisi Machfud Arifin, sebelumnya menjabat Kepala Divisi Teknologi Informasi Markas Besar Kepolisian RI. Kehadirannya disambut baik aktivis siber dalam hal pencegahan dan penindakan ujaran kebencian dan radikalisme melalui media sosial.
Machfud akan menggantikan Kapolda lama, Inspektur Jenderal Polisi Anton Setiadji. Anton segera pensiun. Sesuai jadwal, serah terima jabatan dari penjabat lama ke penjabat (sertijab) baru akan digelar di gedung utama Markas Polda Jatim pada Kamis, 5 Januari 2017.
Seperti biasa, pada sertijab nanti penjabat baru akan disambut pasukan ‘pedang pora’, sementara penjabat lama akan dilepas dengan menaiki kereta kencana. “Gladi resik dilakukan hari ini,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera di Markas Polda Jatim, Surabaya, pada Rabu, 4 Januari 2017.
Jawa Timur, terutama Surabaya, bukan daerah asing bagi Machfud. Dia dilahirkan dari keluarga Bhayangkara di Surabaya pada 9 September 1960. Posisi barunya sebagai Kapolda Jatim laiknya pulang kampung. Dia juga pernah menjabat Wakil Kepala Satuan Reserse Kepolisian Wilayah Kota Besar (sekarang Polrestabes) Surabaya pada 1996.
Kapolda baru disambut baik warga dan aktivis Jatim, terutama karena latar belakang Machfud yang sebelumnya banyak mengurusi bidang teknologi informasi di Polri. Dia diharapkan lebih maksimal menangkal dan menindak radikalisme dan ujaran kebencian yang kini bertebaran di media sosial.
Komandan Satuan Koordinator Wilayah Barisan Serba Guna (Banser) Ansor Jatim, Abid Umar, berharap Machfud mampu memerangi kejahatan siber dan ujaran kebencian yang belakangan ini marak berseliweran di dunia maya. “Kami mendukung Kapolda Jatim yang baru menindak tegas kejahatan siber, ujaran kebencian, dan radikalisme melalui medsos. Kami juga siap bersinergi,” ujarnya dalam siaran persnya.
Wakil Ketua Bidang IT dan Infokom PW GP Ansor Jatim, Mohammad Nur Arifin, mengatakan bahwa ujaran kebencian, radikalisme, berita palsu atau hoax dan kejahatan siber di Jatim banyak tersebar di media sosial. Menurutnya, itu tantangan sekaligus pekerjaan besar Machfud yang harus diatasi serius.
“Kami menyambut baik kehadiran Kapolda Jatim yang baru ini, Ansor dan Banser juga berharap masyarakat turut berperan aktif membantu kepolisian melaporkan jika menemukan praktik kejahatan siber ” pungkas pria yang juga wakil bupati Trenggalek itu.
Nekat Mandi di Laut, Remaja Asal Tulakan Meninggal Dunia di Pantai Soge Lorok
Peristiwa kecelakaan laut berujung maut kembali terjadi di wilayah perairan Pacitan. Adalah Eko Puji Santoso, remaja berusia 14 tahun ini meninggal dunia pada Sabtu (28/1/2017) sekitar pukul 10.15 WIB di perairan Pantai Soge, Dusun Soge Desa Sidomulyo Kecamatan Ngadiojo.
Informasi yang dihimpun Pacitanku.com, kejadian naas tersebut berawal saat Eko yang beralamatkan di Dusun Montongan, Desa Ketro Kecamatan Tulakan berekreasi bersama dua orang rekannya di Pantai Soge, Sabtu pagi saat libur hari raya Imlek.
Setelah tiba di Pantai Soge pada pukul ,15.15 WIB korban mandi di perairan Pantai Soge bersama satu temannya. Sementara teman yang lain tidak ikut mandi.
ini bisa menjadi perhtian kita semua, untuk berhati - hati apabila bermain dipantai. apa lagi tidak mempunyai keahlian renang.
Minggu, 24 April 2016
MARI KITA BUKTIKAN RASA UKHUWAH & SOLIDARITAS KITA KEPADA BANGSA
Hadirilah...!!
PENGAJIAN AKBAR
dalam rangka ISRO' MI'ROJ NABI MUHAMMAD SAW,
Bersama GP ANSOR
oleh KH ANSORI BAIDHOWI (blitar) &
Majelis Sholawat Thibbil Qulub
Pada
Hari : Rabu, 4 Mei 2016
Pukul: 19.30 WIB
Lokasi : Lapangan Dsn Jayan Ds Bogoharjo. Kec Ngadirojo Kab Pacitan.
PENGAJIAN AKBAR
dalam rangka ISRO' MI'ROJ NABI MUHAMMAD SAW,
Bersama GP ANSOR
oleh KH ANSORI BAIDHOWI (blitar) &
Majelis Sholawat Thibbil Qulub
Pada
Hari : Rabu, 4 Mei 2016
Pukul: 19.30 WIB
Lokasi : Lapangan Dsn Jayan Ds Bogoharjo. Kec Ngadirojo Kab Pacitan.
MARI KITA BUKTIKAN RASA UKHUWAH & SOLIDARITAS KITA KEPADA BANGSA....!!!
Rabu, 16 Maret 2016
GP Ansor Hormati LGBT, Tapi Tolak Perkawinan Sesama Jenis
JAKARTA - Menyikapi maraknya pemberitaan LGBT saat ini, organisasi kepemudaan di bawah Nahdlatul Ulama, Gerakan Pemuda Ansor menyatakan sikapnya bahwa yang dihukumi haram berdasar hukum Islam adalah hubungan seks (liwath) sesama jenis. Namun demikian, keberadaan LGBT tidak mengurangi martabatnya sebagai manusia.
Dalam pandangan GP Ansor, perkawinan sejenis betapa pun juga tidak sah menurut Islam dan tidak ada jalan untuk menghalalkan (perbuatan) hubungan seks sesama jenis.
"Sebagai agama, Islam punya posisi moralnya sendiri soal ini dan tidak bisa dipaksa mengganti posisi moral itu demi menuruti kehendak pihak lain, sebagaimana kita tidak bisa memaksa pihak lain mengikuti posisi moral Islam," ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas kepada SINDO, Selasa (16/2/2016).
Sikap GP Ansor terhadap LGBT adalah menghormatinya sebagai manusia seutuhnya. Sementara, sikap GP Ansor terhadap pelaku hubungan seks sesama jenis (liwath) adalah menaati hukum yang berlaku, sebagaimana kita tidak boleh main hakim sendiri terhadap maling, copet, maupun pelaku kriminal lainnya.
"GP Ansor dan umat Islam berhak mendakwahkan penentangan terhadap perbuatan hubungan seks sesama jenis (liwath) dan mengartikulasikan aspirasi menolak UU/peraturan yang mengesahkan perkawinan sesama jenis, sebagaimana kelompok mana pun berhak mengekspresikan pandangan dan mengartikulasikan kepentingan masing-masing," tegas Yaqut.
Sumber :http://nasional.sindonews.com/read/1085911/15/gp-ansor-hormati-lgbt-tapi-tolak-perkawinan-sesama-jenis-1455649218
Minggu, 21 Februari 2016
Apel Bela Negara Oleh Banser Pacitan
Pacitan – Semarak hari lahir (Harlah) ke 90 Nahdlatul Ulama masih terasa di beberapa daerah di Indonesia. Di Pacitan, Jawa Timur, ribuan Warga NU memeringati Harlah NU dengan melakukan Kirab dan Apel Bela Negara yang dirangkai dengan peringatan Hari Jadi Pacitan ke 271. Kamis siang (18/2).
Ketua PCNU Pacitan KH Mahmud menjelaskan, Apel Bela Negara dilakukan untuk memberikan kesadaran kepada warga Nahdliyin atas perjuangan dan jasa para ulama yang berperan aktif dalam rangka menegakkan NKRI, baik sebelum kemerdekaan, pasca kemerdekaan hingga dalam mengisi kemerdekaan.
“ Dengan bertambahnya usia NU ini, semoga warga NU semakin besar rasa cintanya terhadap bangsa Indonesia dan bersama-sama membesarkan dan mempertahankan NKRI, dengan berdasar Pancasila dan UUD 1945,” jelas dosen STAI NU Pacitan itu.
Warga NU, Lanjut Kiai Mahmud, berkomitmen membangun pacitan menjadi daerah yang aman, damai dan bebas dari paham radikalisme.” Warga NU Pacitan sepakat melawan segala bentuk gangguan yang mengancam NKRI” ujarnya.
Pelepasan kirab dilakukan di Lapangan Manggala Sakti Kelurahan Baleharjo, depan gedung PCNU Pacitan. Kirab dilepas oleh Rais Syuriah PCNU Pacitan KH Imam Faqih, disaksikan oleh Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Luqman Harits dan jajaran tanfidziyah.
Peserta kirab melewati jalan protokol menuju alun –alun pacitan. Ribuan massa yang terdiri dari anggota banser, Banom NU, dan mahasiswa dengan semangat membaca lantunan shalawat dan sesekali meneriakkan yel-yel, seperti ” NKRI harga mati’, “Nusantara; NU, santri, tentara,” dan “Pancasila Jaya”. Mereka juga membawa spanduk berisi ajakan agar tidak takut dengan segala bentuk terorisme.
Personil keamanan Polres Pacitan dibantu anggota Banser terpaksa melakukan sistem buka tutup kendaraan, pada jalur yang dilalui peserta kirab. Sepanjang jalan yang dilalui peserta kirab, masyarakat pacitan tampak antusias menyambutnya hingga rombongan sampai di Alun-alun kota 1001 goa ini.
Kirab diakhiri dengan kegiatan apel yang dipimpin oleh Komandan Kodim 0801 Pacitan. Ketua PCNU KH Mahmud secara simbolis menyerahkan Panji-Panji Merah Putih dan Bendera NU kepada Dandim 0801 Pacitan sebagai bentuk komitmen NU bersama TNI untuk turut mengawal kedaulatan NKRI. Acara dipungkasi dengan penampilan pencak silat dari Pagar Nusa Pacitan. (Zaenal Faizin)
Sumber http://pachenews.com/blog/2016/02/18/apel-bela-negara-warga-nu-pacitan-komit-jaga-nkri/
Minggu, 09 Agustus 2015
Rabu, 10 Juni 2015
Ngaji bareng lintang songo lorog
![]() |
| KH Mustofa Aqil Siroj |
Kiai sebagai pemegang amanah ilmu syariat harus kembali kepada tugasnya yang mendasar. Praktik mengajar santri dengan kitab-kitab para ulama menjadi keharusan yang tidak bisa ditawar. Dari sana berbagai macam kebaikan hadir.
GP ANSOR Ngadirojo Kabupaten Pacitan akan mengadakan Pengajian akbar di kawedanan lorog pacitan.
ngaji bareng Prof Dr KH Mustofa Aqil Siroj yang di meriahkan lintang songo + 1000 penabuh rebana dari seluruh nduror sekabupaten pacitan, juga akan dikawal oleh 150 personil anggota BANSER Pacitan. pada tgl 30 Agustus 2015 di kawedanan lorog.
kegiatan pengajian seperti ini merupakan kegiatan rutinan tahunan GP. Ansor Ngadirojo Dibawah komando Gus Arif SB. PAC GP Ansor Ngadirojo.
yang selama ini sudah banyak menyajikan berbagai kegiatan tentang keagamaan lewat organisasi yang sudah di akui dunia keberadaanya yakni GP ANSOR.
yang selama ini sudah banyak menyajikan berbagai kegiatan tentang keagamaan lewat organisasi yang sudah di akui dunia keberadaanya yakni GP ANSOR.
Kamis, 04 Juni 2015
Khaul Enyang Yahudo
Khaul Enyang Yahudo yang kan dilaksanakan di Ds Nogosari Kec, Ngadirojo Pada tgl 14 Juni 2015 yang akan datang panitia setempat juga berkerjasama dengan GP Ansor , Juga dibantu panitia dari Kabupaten Kediri, akan di pastikan aman terkendali
karena Ketua PAC. GP Ansor Ngadirojo Pada Tagl 04 Kemarin Sudah Melakukan koordinasi dengan Satuan Koordinasi Rayon BANSER Ngadirojo Untuk mengirim 100 Pasukan Banser guna mengamnakan jalan nya kegiatan yang akan diselenggarakan pada tanggal 14 juni 2015.
karena Ketua PAC. GP Ansor Ngadirojo Pada Tagl 04 Kemarin Sudah Melakukan koordinasi dengan Satuan Koordinasi Rayon BANSER Ngadirojo Untuk mengirim 100 Pasukan Banser guna mengamnakan jalan nya kegiatan yang akan diselenggarakan pada tanggal 14 juni 2015.
Senin, 25 Mei 2015
Rasa Syukur Banser Ngadirojo
Kegiatan diklatsar tgl 15 s/d 17 Mei 2015 kemarin tidak akan berjalan sukses tanpa bantuan instruktur daari sahabat sahabat PAC lain yang ada dikabupaten Pacitan. diantara yang sangat membantu pelaksanaan adalah kec. Tegalombo, Kec. Tulakan , Kec. Pacitan. Kec. Bonagung Kec. Arjosari dan sahabat sahabat yang dari kec. lain
dan panitia sangat beruntung sekali pada waktu pelaksanaan yang senantiasa ditemani sahabat instruktur yang selalu setanbay diantaranya sahabat :
ahmad sidiq, wildan, zaami, sanusi, Be iswahyudi, Munir. meskipun dari kecamatan lain dan jaraknya begitu jauh dari tempat kegiatan namun sahabat ini begutu antusiasnya dalam membantu suksesnya kegiatan diklatsar ngadirojo,
kami ucapkan banyak terimakasih kepada semua sahabat instruktur dalam membantu kami. semoga ini merupakan hal yang bisa kita semua kembangkan dn pertahankan.
dan panitia sangat beruntung sekali pada waktu pelaksanaan yang senantiasa ditemani sahabat instruktur yang selalu setanbay diantaranya sahabat :
ahmad sidiq, wildan, zaami, sanusi, Be iswahyudi, Munir. meskipun dari kecamatan lain dan jaraknya begitu jauh dari tempat kegiatan namun sahabat ini begutu antusiasnya dalam membantu suksesnya kegiatan diklatsar ngadirojo,
kami ucapkan banyak terimakasih kepada semua sahabat instruktur dalam membantu kami. semoga ini merupakan hal yang bisa kita semua kembangkan dn pertahankan.
Minggu, 24 Mei 2015
diklatsar ngadirojo 2015
Diklatsar BANSER di kecamatan ngadirojo Pacitan, tepatnya di desa wonoddi kulon pada tanggal 15-17 mei 2015.
Beljalan sesuai dengan harapan panitia . kesuksesan ini merupakan langkah awal para kader kader NU Nahdlotul Ulama' yang ada di wilayah kabupaten pacitan untuk berjuang mengawal para ulama dan NKseRI di indonesia.
Pelatihan ini terselenggara dengan anggaran 26 juta kapasitas peserta 80 orang. sengaja dari panitia PAC GP. ANSOR Ngdirojo membatasi jumlah peserta untuk menjaga efesiensi dari penangan peserta untuk menghasilkan sesuai dengan target.
Kegiatan mandi peserta dikali
Beljalan sesuai dengan harapan panitia . kesuksesan ini merupakan langkah awal para kader kader NU Nahdlotul Ulama' yang ada di wilayah kabupaten pacitan untuk berjuang mengawal para ulama dan NKseRI di indonesia.
Pelatihan ini terselenggara dengan anggaran 26 juta kapasitas peserta 80 orang. sengaja dari panitia PAC GP. ANSOR Ngdirojo membatasi jumlah peserta untuk menjaga efesiensi dari penangan peserta untuk menghasilkan sesuai dengan target.
Pembukaan diklatsar BANSER dibuat dengan sistem Upacara dan pada pembukaan , dibuka dengan ditandai penyematan tanda peserta oleh Kapolsek Ngadirojo.
Setelah acara pembukaan dilanjutkan kontrak forum dari panitia / instruktur kepada peserta diklatsar banser yang mengikuti kegitan pelatihan .
Kamis, 26 Maret 2015
pendaftaran Diklatsar Banser Ngadirojo
IKUTILAH DIKLATSAR BANSER
Hari : Jum’at s/d Minggu
Tanggal : 15 – 17 Mei 2015
Tempat : Lapangan Desa
Wonodadi Kulon Kecamatan Ngadirojo
Persyaratan
1. Pemuda Muslim berusia maksimal 35 tahun
2. Tinggi badan
minimal 160 cm
3. Sehat jasmani dan rohani
4. Mangisi formulir pendaftaran dan surat
pernyataan
5. Membawa perlengkapan
·
Perlengkapan
ibadah ( minimal sarung,songkok,sajadah )
·
Pakaian
ganti untuk tiga hari dua malam
·
Baju putih celana gelap Bersepatu Olahraga.
·
Ikat pinggang, baju olahraga, perlengkapan mandi
·
Alas / tikar.
FASILITAS
PESERTA :
Seluruh calon peserta yang
dinyatakan diterima sebagai peserta akan mendapatkan fasilitas:
1.
Modul Materi DIKLATSAR
2.
Block Note / ATK
3.
Konsumsi selama
Pelatihan.
4.
Sertifikat
5.
Kaos DIKLATSAR
6.
Base came istirahat.
7.
Materi fisik dan spiritual.
Uang Pendaftaran
Rp. 50.000
Untuk lebih Jelasnya bisa datang ke sekretariat Jln. Raya Lorok - Pct Km 1 Cokrokembang Ngadirojo 081234030339
Untuk lebih Jelasnya bisa datang ke sekretariat Jln. Raya Lorok - Pct Km 1 Cokrokembang Ngadirojo 081234030339
Langganan:
Postingan (Atom)






